Jakarta – Sebagai wujud nyata perusahaan dalam mengembangkan kapabilitas para perwiranya, PT Perta Arun Gas (PAG) kembali tampil di kancah internasional. Salah satu Perwira anak perusahaan dari Pertamina Gas ini menjadi salah satu keynote speaker dalam acara The 1st International Conference by Indonesian Students in Korea Selatan (ICONIK) 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA) dan didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul ini dilakukan secara hybrid pada 31 Juli 2025 di Kangwon National University, Korea Selatan.
Turut menjadi nara sumber, Dr. Drs. Yohan, S.Pd., M.Si., Deputy of Youth Service, Ministry of Youth and Sports) dan Amaliah Fitriah, Ph.D, Educational & Cultural Attache of Indonesia for the Republic of Korea). Sementara dari PAG, tampil sebagai pembicara adalah Teuku Faris Riandi, yang menjabat sebagai Manager Commercial.
Dalam paparannya, Teuku Faris menyampaikan strategi Indonesia untuk transisi energi secara global melalui inovasi BUMN dan kontribusi talenta-talenta muda. "BUMN telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi pengembangan Indonesia dan menjadi penggerak ekonomi nasional” jelasnya.
Teuku Faris juga menjelaskan bahwa Pertamina yang merupakan bagian dari BUMN ini sendiri menjadi salah satu kontributor terbesar ekonomi Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari beberapa hal, diantaranya: revenue Pertamina di Tahun 2024 mencapai USD 75,3 milyar, 70% supply energi bahan bakar untuk masyarakat berasal dari Pertamina, dengan melibatkan seluruh perwira yang merupakan Gen Millenial dan Gen Z.
Lebih spesifik, Faris juga menjelaskan bahwa LNG yang menjadi rantai bisnis PAG juga mempunyai peran yang sangat penting dalam transisi energi di Indonesia. Terlebih, LNG merupakan bridging fuel yang lebih ramah lingkungan, di mana Pertamina memiliki komitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) melalui strategi pengembangan energi baru dan terbarukan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Masih di kesempatan yang sama, Faris juga menjelaskan PAG yang merupakan bagian dari Subholding Gas Pertamina telah menjadi destinasi global untuk bisnis LNG Hub. PAG telah menerima kargo LNG dari berbagai resource di beberapa negara Asia, Australia bahkan Amerika. "PAG mampu menorehkan prestasinya dengan memperoleh predikat “the most active re-export LNG Terminal” Tahun 2022,” ujar Teuku Faris.
PAG, menurut Teuku Faris, terus berkomitmen untuk mengembangkan bisnis menjadi perusahaan LNG Hub kelas dunia. "Di mana PAG merupakan satu-satunya operator Pusat Logistik Berikat untuk LNG di Indonesia dan menjadi pusat LNG Hub baru di Asia,” tambahnya.
Tidak hanya itu, PAG juga berkomitmen untuk mengembangkan Sumber daya manusia (SDM) Aceh yang unggul dan berkarakter. Hal ini juga terlihat dari 76% perwira PAG merupakan talenta muda dan lebih dari 80% merupakan Putra dan Putri terbaik Aceh.